Sabtu, 05 Agustus 2017

Tolong Aku .....

Assalamualaikum sahabat,
apa kabar? semoga kalian selalu dalam keadaan baik ya.

hmm, aku kangen banget ni sama kalian sahabat blogger. rasanya udah lama banget aku gak pernah nulis lagi. semenjak kejadian itu..... aku jadi gak ada gairah untuk nulis. padahal tangan ini selalu menarik untuk memencet keyboard laptop dan membuat beberapa paragraf. tapi rasanya ada sesuatu dalam diriku yang melawan untuk tidak melakukan hal itu.

aku kangen bisa chatingan lagi sama kalian sahabat blogger. dari kalian aku banyak belajar.
da aku ingin terus belajar dari kalian. tulisan-tulisan kalian bagus, aku juga pengen bisa nulis sebagus kalian.
aku berharap kalian mau berbagi ilmu dan pengalaman dengan ku.

malam ini pukul 12:20 dengan menggunakan laptop teman aku  mencoba untuk menuliskan semua keluhan-keluhan yang sedang kuderita.
sepertinya aku sakit kawan. tapi aku gak tahu jenis penyakit apa ini. tolong bantu aku.
suplemen apa yang harus aku minum agar aku bergairah untuk menulis?
aku ingin kembali berbagi ilmu yang baik, pengalaman, dan masih banyak lagi.
ya meskipun ku akui ilmu ku masih jauh dari kalian, tapi setidaknya ada hal yang berbeda diantara kita yang bisa kubagi.

aku butuh obat dari kalian sahabat.

Jumat, 20 Mei 2016

Putus Cinta Itu Tidak Sakit, Yang Sakit Itu ........

Putus cinta?. rasanya tuh sedih banget. sakitnya tuh dimana-mana. hiks.. (nepok dada)
pas sudah lama pacaran dengan dia merajut asmara, menjalin cinta, saling berbagi sekian bulan sekian tahun tiba-tiba putus gitu aja?

aku tahu gimana sedihnya kamu putus dengan dia. apalagi penyebabnya itu karena dia genit-genit dengan yang lain. sabar ya. kamu boleh kok nangis sepuasnya, tisue aku juga masih banyak.(smile)

tapi cukup saat ini aja kamu nangis nya, besok jangan galau lagi ya. untuk apa kamu tangisi dia. kalau kalian putus , yang bego itu dia bukan kamu sebab dia udah sia-siain kamu yang begitu tulus mencintainya.
yakinlah dia yang akan menyesal nantinya

layang-layang saja ketika putus dikejar-kejar, lalu mengapa kita harus sedih?.

kamu harus bahagia dan bersyukur putus dari dia. kenapa? karena Tuhan tahu dia gak baik untuk mu oleh karena itu Tuhan memisahkan kamu dengannya.

aku tahu kenapa kamu masih bersedih, karena cinta itu masih ada.

sahabat, fikirkan sekali lagi apakah pantas cinta tulus mu untuk dia yang telah mensia-sia kan mu? jawabannya TIDAK.

lantas siapa yang pantas mendapatkan cinta mu?
Tenang dan Yakinlah bahwa Tuhan sedang mempersiapkan seseorang itu untuk mu.

bagaimana caranya untuk dapat bisa bertemu dengan orang itu?
cukup perbaiki diri dan memantaskan diri untuk yang pantas.

jika ada seseorang yang mendekati, bagaimana bisa tahu bahwa ia adalah orangnya?
gampang, jika ia memang orangnya ia akan melamar mu bukan memacarimu.

udah gak sedih lagi kan?
lakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat jangan sampai ada waktu luang yang kamu sia-siain karena itu akan membuat kegalauanmu semakin menjadi.

buktikan padanya kalau kamu seseorang yang hebat. jadikan ia yang menyesal suatu saat nanti karena keputusannya memutuskan mu :)

jangan sedih lagi ya (big hug)

Minggu, 01 Mei 2016

Aku Sakit Bang Tere



Hari ini aku bertemu dengan bang Tere Liye (penulis novel-novel best seller, Hapalan solat Delisa, Bidadari-bidadari surga, Hujan,dll) di acara seminar nasional kepenulisan bersama Tere Liye. Aku sakit hati dengan kata-kata bang Tere di seminar itu.

Awalnya host acara memanggil bang Tere untuk masuk ke ruangan dan naik ke panggung yang telah disediakan. Aku shock! Terkejut! Kenapa? Karena ternyata seorang Tere Liye penulis puluhan novel best seller yang sudah di filmkan dan juga telah diterjemahkan dalam beberapa bahasa penampilannya biasa aja. Celana jeans, kaos oblong, sepatu, sama ransel, udah gitu doang. Malahan lebih keren host nya tau.

tuh bang Tere yang pakai kaos putih, nah hostnya tu yang pakai jas.
 

Dari awal kedatangan bang Tere aku udah merasa “malu”, aku merasa “kecil”, aku merasa terlalu “sombong”. Bang Tere yang ketika berbicara di depan peserta seminar begitu memukau, ilmunya begitu luar biasa tetapi tampilannya biasa saja. Bahkan ia sempat bercerita bahwa ia pernah naik kereta dan berdiri di samping seseorang yang sedang membaca novelnya namun orang tersebut tidak tahu bahwa penulisnya sedang berada di sebelahnya.

Penampilan bang Tere yang biasa-biasa aja jadi luar biasa dengan segudang ilmu yang beliau punya. Tidak seperti aku yang begitu ingin menjadi terkenal padahal aku penulis baru yang baru menulis satu buku yang biasa-biasa saja. Aku malu betapa aku terlalu membanggakan buku pertamaku yang baru saja di terbitkan oleh penerbit Indi. Aku malu betapa aku ingin menunjukkan diri di hadapan orang banyak tanpa mempedulikan seberapa banyak ilmu yang kumiliki.

Aku juga malu plus sakit hati ketika bang Tere berkata bahwa aku adalah orang yang tidak sabar. Tidak sabar dengan proses. Proses apa? Proses pembuatan buku tentunya. Kenapa ia bilang aku orang yang tidak sabar? Karena aku begitu ingin tulisan ku terbit sehingga aku menerbitkan sendiri di penerbit indi tanpa mencoba mengirim naskah ke penerbit mayor.

Ya meskipun bang Tere nggak ada bilang namaku langsung tapi aku merasa kata-kata beliau adalah untuk ku. Tapi aku sadar bahwa apa yang beliau katakan adalah benar adanya. Aku memang manusia yang tidak sabar.

Sakit hati plus malu yang kudapat hari ini akan kujadikan obat. Obat Penambah Semangat. Semangat untuk terus menulis, menebar kebaikan, dan menebar ilmu-ilmu yang baik. Semangat untuk terus belajar menimba banyak ilmu dan bersabar dalam menikmati proses. Semangat untuk terus rendah hati dan tidak sombong.

Terimakasih bang Tere, mulai detik ini aku akan menikmati proses itu.
Mohon maaf ya bang Tere kalau abang baca tulisan ini. J