Selasa, 16 Februari 2016

Untuk : nafsu musuh ku



Hai nafsu! Tunjukkan dirimu! Jangan hanya menyerang ku dari belakang. Tunjukkan padaku dimana sebenarnya kau.
Mengapa kau terus mengganggu ku, membuat ku tidak tenang, mengapa!
Ustad-ustad pernah bilang bahwa kau lah musuh terbesar manusia yang sebenarnya. Jika kau adalah musuh ku, lalu mengapa kau bersemayam dalam diriku? Mengapa?
Aku lelah menuruti kehendak mu. Ku mohon berhentilah mengganggu ku. Apakah kau bagian dari kelompok iblis yang mempunyai visi membawa ku ke neraka bersama mu.
Jika itu adalah tujuan mu bertobatlah wahai nafsu sebelum aku menghancurkan mu. Dengarkan aku, berhentilah menjajah ku atau aku akan membinasakan mu!
Atas semua kelakuan mu kau fikir kau sudah menang. Tidak. Aku tidak akan terus diam menuruti kehendak mu. Pertarungan akan kita mulai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar