Sebenarnya catatan ini nggak penting untuk dibaca.
Lebih baik JANGAN DIBACA. Karena kamu tidak akan menemukan apa-apa disini.
Guys apa yang akan kamu lakukan jika Kemarin ada temen
kelas yang bilang nggak suka sama kamu, sama sifat mu dan kata-kata mu, katanya,
Dia suruh kamu berubah agar kata-katamu tidak terlalu ketus padanya.
Apa yang akan kamu lakukan guys?. Mengatakan padanya
kalau sebenarnya kamu juga nggak suka dengan sifat teman mu yang temprament itu
atau menerima kritik dan sarannya?
Tuh kan nggak penting, udahan deh bacanya, JANGAN
DITERUSIN.
Ya, kemarin hal itu terjadi pada ku. Tapi aku hanya
menerima semua yang dikatakannya dengan
senyuman. Aku memang sempat nggak suka dengan sifat dan kelakuan teman ku yang nggak
suka padaku itu.
Tapi yasudahlah. Dalam prinsipku jika ada orang yang
menyakitiku aku harus melupakan perbuatannya dan mengingat kebaikannya. Hal itu
membuat aku tak sedikitpun menimbun rasa benci yang berubah menjadi dendam
seperti dia.
Aku sadar, aku masih banyak kekurangan, aku masih
sering melakukan kesalahan. So, aku akan terima jika ada orang yang membenci
ku. Sebab, Rasulullah manusia yang paling mulia saja masih banyak dibenci oleh
orang, ya meskipun yang membencinya adalah orang-orang kafir quraisy.
Tapi aku akan terus memperbaiki diriku, kelakuan ku
dan semua keburukan ku. Jika masih ada yang tidak terima dengan proses hidup
ku, yasudah. Aku hidup juga bukan untuk menyenangkan hati mereka.
Sebenarnya di acara tersebut aku ingin bilang ke
beberapa orang yang tidak aku suka utuk memperbaiki dirinya juga. Tapi aku
mengurungkan niat itu karena aku merasa nggak pantas mengatakan hal itu. Aku
nggak pantas membenci orang lain, sebab belum tentu semua orang suka padaku.
Aku juga nggak pantas menyuruh orang untuk memperbaiki dirinya, sebab diriku
saja belum tentu lebih baik darinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar